Kebakaran Ruko Cat di Medan, 1 Tewas
Medan, Mata Netizen, Kebakaran melanda satu unit rumah toko (ruko) penjual cat di Jalan Marelan Raya, Pasar V, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa ini menewaskan satu perempuan yang diduga keluarga pemilik toko setelah terjebak di lantai tiga bangunan. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB setelah sembilan unit damkar dan satu unit bantuan TNI AL dikerahkan ke lokasi.
Kronologi Kebakaran Ruko di Marelan
Dari pantauan di lokasi, kepulan asap hitam terlihat membumbung dari bagian atas ruko saat api mulai membesar. Warga sekitar yang berada di Jalan Marelan Raya sempat berusaha mendekat, namun cepatnya penyebaran api membuat area sekitar segera dijauhkan demi keamanan.
Api diduga mulai membesar dalam hitungan menit sejak pertama kali terlihat. Material di dalam bangunan berupa cat dan tiner mempercepat perambatan api. Suara letupan kecil sempat terdengar dari dalam ruko, menandakan adanya bahan mudah terbakar yang ikut tersulut.
Di tengah situasi tersebut, tiga orang berhasil menyelamatkan diri keluar dari bangunan. Mereka keluar melalui akses bawah sebelum api sepenuhnya menguasai bagian tengah ruko.
Namun satu korban perempuan tidak berhasil menyelamatkan diri.
Korban diketahui berada di lantai tiga saat kebakaran terjadi. Saat berusaha turun, akses di bagian tengah bangunan dilaporkan dalam kondisi terkunci. Kondisi ini membuat korban terjebak tanpa jalur evakuasi yang aman.
Petugas pemadam yang tiba di lokasi berupaya melakukan evakuasi dengan naik ke bagian atas bangunan. Beberapa petugas mencoba mendobrak akses dari atas untuk menjangkau korban.
Namun saat berhasil dijangkau, korban sudah dalam kondisi tidak dapat diselamatkan.
Selain terpapar panas, korban diduga lebih dulu menghirup asap tebal dalam jumlah besar. Hal ini menjadi faktor krusial yang mempercepat kondisi fatal sebelum api menjangkau tubuh korban secara langsung.
Baca juga : Tips Mencegah Kebakaran di Rumah dan Ruko
Kondisi di Lokasi Saat Pemadaman
Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan. Selain itu, satu unit tambahan dari TNI AL turut membantu proses pemadaman dan pengendalian api.
Petugas terlihat berjibaku mengendalikan api dari berbagai sisi. Fokus utama diarahkan untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi yang cukup padat.
Jalan Marelan Raya sempat mengalami kepadatan akibat banyaknya warga yang berkumpul menyaksikan kejadian. Petugas kepolisian dan aparat setempat membantu mengamankan area agar proses evakuasi dan pemadaman berjalan lancar.
Asap tebal masih terlihat beberapa saat setelah api berhasil dipadamkan. Sisa-sisa material terbakar memenuhi bagian dalam ruko. Aroma cat yang terbakar cukup menyengat di sekitar lokasi.
Bagian dalam bangunan mengalami kerusakan cukup parah, terutama di lantai atas tempat korban ditemukan. Struktur bangunan terlihat menghitam akibat paparan api.
Setelah api berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.00 WIB, petugas langsung melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Faktor yang Memperparah Kebakaran
Berdasarkan kondisi di lapangan, ada beberapa faktor yang memperparah kejadian kebakaran ruko di Medan ini.
Pertama, banyaknya bahan mudah terbakar seperti cat dan tiner di dalam bangunan. Material ini membuat api cepat menyebar dan sulit dikendalikan pada fase awal kebakaran.
Kedua, kondisi akses dalam bangunan yang terkunci. Hal ini menjadi faktor paling fatal karena menghambat proses evakuasi korban yang berada di lantai atas.
Ketiga, posisi korban yang berada di lantai tiga saat kejadian. Dengan api yang cepat membesar di bagian bawah dan tengah, jalur turun menjadi tidak dapat digunakan.
Kombinasi faktor tersebut membuat korban terjebak tanpa pilihan untuk menyelamatkan diri.
Pernyataan Pihak Terkait
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Wandro Abadi Agnelius Malau, berada di lokasi saat proses penanganan berlangsung.
Petugas memastikan bahwa upaya penyelamatan telah dilakukan semaksimal mungkin, termasuk dengan mencoba menjangkau korban dari bagian atas bangunan.
Namun kondisi di dalam ruko yang sudah dipenuhi asap tebal membuat proses evakuasi menjadi sangat sulit.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.
Belum ada konfirmasi resmi terkait sumber api awal maupun kemungkinan adanya faktor kelalaian atau korsleting listrik.
Evakuasi Korban dan Penanganan Lanjutan
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSU Wulan Windy untuk penanganan lebih lanjut.
Identitas korban hingga kini belum diumumkan secara resmi. Namun dari informasi di lapangan, korban diduga merupakan bagian dari keluarga pemilik toko.
Sementara itu, tiga orang yang berhasil selamat tidak dilaporkan mengalami luka serius. Mereka sudah berada dalam kondisi aman setelah berhasil keluar dari bangunan saat awal kejadian.
Petugas masih melakukan pendataan serta penyelidikan awal di lokasi untuk memastikan penyebab kebakaran.
Area ruko juga masih dalam pengawasan untuk menghindari potensi bahaya lanjutan.
Situasi Warga Sekitar
Peristiwa kebakaran ini sempat mengundang perhatian warga sekitar. Banyak warga yang berkumpul di sekitar lokasi untuk melihat langsung kejadian.
Sebagian warga terlihat membantu mengarahkan kendaraan agar tidak menghambat akses mobil pemadam kebakaran.
Suasana sempat tegang saat api berada di puncak kobaran. Namun berangsur kondusif setelah petugas berhasil mengendalikan situasi.
Warga di sekitar lokasi mengaku khawatir api akan merembet ke bangunan lain, mengingat jarak antar bangunan yang relatif dekat.
Disclaimer:
Artikel ini disusun oleh asisten AI Matanetizen berdasarkan laporan fakta dari kontributor lapangan kami.

