Gudang Ekspedisi Medan Terbakar, 7 Kendaraan Hangus
MEDAN, Mata netizen, Kebakaran hebat melanda gudang ekspedisi di Jalan Jati, Kelurahan Pulau Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Api menghanguskan dua truk kontainer, satu forklift, dan empat sepeda motor. Proses pemadaman berlangsung hingga malam hari, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Api Sudah Membesar Saat Saksi Tiba di Lokasi
Saat tiba di lokasi, kondisi gudang sudah dipenuhi asap hitam pekat. Api terlihat membesar dan menjalar cepat ke seluruh bagian bangunan.
Ade (30), salah satu pekerja gudang yang datang setelah mendapat kabar, mengatakan dirinya tidak sempat menyelamatkan barang.
“Waktu saya sampai, api sudah besar, asapnya tebal. Sudah tidak bisa masuk lagi,” ujarnya di lokasi.
Beberapa pekerja lain sempat mencoba mengevakuasi kendaraan yang berada di dalam gudang. Namun upaya tersebut tidak berlangsung lama.
Api terus membesar dan menyulitkan proses penyelamatan.
“Awalnya masih bisa keluarkan beberapa kendaraan, tapi setelah itu api makin besar, kami tidak berani masuk lagi,” kata Ade.
Dari pantauan di lapangan, sebagian kendaraan berhasil dipindahkan ke area yang lebih aman, meski beberapa di antaranya sudah terkena dampak api.
Kronologi Kebakaran dan Upaya Pemadaman
Kebakaran diduga mulai terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Api pertama kali diketahui setelah muncul asap dari dalam area gudang.
Dalam waktu singkat, api membesar dan melalap isi bangunan.
Gudang tersebut diketahui menyimpan berbagai barang ekspedisi, termasuk produk pembalut dan kebutuhan lainnya yang mudah terbakar.
Kondisi ini mempercepat penyebaran api.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, mereka menghadapi kobaran api yang sudah cukup besar.
Proses pemadaman dilakukan dari berbagai sisi bangunan.
Sejumlah unit pemadam dikerahkan untuk mengendalikan api.
Petugas terlihat bolak-balik memasok air untuk memastikan api tidak kembali menyala.
Kepala Seksi Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Rusli Simbolon, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 12.30 WIB.
“Informasi awal, api berasal dari salah satu kontainer yang berisi barang. Tapi penyebab pastinya belum bisa dipastikan,” ujarnya di lokasi.
Menurutnya, tim harus bekerja ekstra karena material di dalam gudang mudah terbakar.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama.
Hingga pukul 19.00 WIB, petugas masih melakukan pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.
Kerugian dan Penyebab Masih Diselidiki
Akibat kebakaran ini, total tujuh kendaraan terdampak, terdiri dari dua truk kontainer, satu forklift, dan empat sepeda motor.
Seluruh kendaraan mengalami kerusakan berat, sebagian di antaranya hangus terbakar.
Barang-barang ekspedisi yang berada di dalam gudang juga tidak dapat diselamatkan.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi terkait total kerugian akibat peristiwa tersebut.
Penyebab kebakaran juga masih dalam tahap penyelidikan.
Dugaan sementara mengarah pada sumber api dari dalam kontainer, dengan kemungkinan adanya korsleting listrik.
Namun, hal tersebut belum dapat dipastikan.
Petugas masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengidentifikasi titik awal api.
Situasi Lapangan Saat Kebakaran
Selama proses pemadaman, suasana di sekitar lokasi terlihat padat.
Sejumlah warga dan pekerja berkumpul di sekitar area gudang untuk menyaksikan proses pemadaman.
Asap tebal sempat menyelimuti kawasan tersebut.
Petugas terlihat fokus mengisolasi titik api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Beberapa bagian gudang mengalami kerusakan parah.
Struktur bangunan terlihat menghitam akibat terbakar.
Sementara itu, aktivitas di sekitar lokasi sempat terganggu karena akses jalan digunakan untuk mobil pemadam.
Petugas terus memastikan tidak ada titik api yang tersisa sebelum meninggalkan lokasi.

