5 ABK Virgo Selamat Berkat Tabung LPG 3 Kg, 129 Korban Masih Dicari

BANJARMASIN,  MATANETIZEN.COM — Lima anak buah kapal (ABK) KM Virgo Transport 8 berhasil selamat setelah terombang-ambing selama hampir sembilan jam di perairan Masalembo, Laut Jawa, hanya dengan berpegangan pada satu tabung LPG kosong berukuran tiga kilogram, sebelum akhirnya dievakuasi kapal tunda pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 10.00 WITA. Hingga Selasa, 15 September 2026, sebanyak 114 korban telah dievakuasi dari total 243 orang yang berada di kapal, terdiri atas 108 selamat dan enam meninggal dunia, sementara 129 orang masih dalam pencarian.

Bangun Tidur Kapal Sudah Miring, Tak Ada Sekoci

Salah satu ABK yang selamat, Akmal Naopal, menceritakan kronologi kejadian kepada wartawan saat tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa, 15 September 2026. “Saya lagi tidur, pas bangun kapal sudah miring. Saya lari ke kamar, ambil pelampung, terus lompat ke laut,” kata Akmal.

Akmal menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 01.30 WITA pada Minggu, 13 September 2026. Kapal disebut tenggelam dalam waktu kurang dari lima menit setelah kondisi miring pertama kali terdeteksi. Ia mengaku tidak menemukan sekoci maupun rakit karet saat berada di laut setelah melompat dari kapal.

Setelah melompat, Akmal terbawa arus hingga menjauh dari lokasi kapal terbalik. Di perairan itu, ia bertemu empat ABK lainnya yang juga terbawa arus, lalu bersama-sama menemukan tabung LPG kosong yang diduga terlempar dari kapal. “Kami lima orang pegang satu tabung LPG. Tabung LPG tiga kilo yang kosong,” kata Akmal.

Kelimanya bertahan hampir sembilan jam menghadapi gelombang besar hingga ditemukan dan dievakuasi kapal tunda sekitar pukul 10.00 WITA. Mereka kemudian dipindahkan menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) Pangkalan TNI Angkatan Laut Banjarmasin ke Pelabuhan Trisakti setelah sempat berpindah kapal dari KRI Nala ke Kapal Kumai TNI AL.

Akmal merupakan satu dari 22 korban selamat yang dievakuasi pada hari ketiga operasi SAR.

Bangkai Kapal di Kedalaman 30 Meter, Penyelam Tunggu Arus

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyatakan bangkai KM Virgo Transport 8 ditemukan berada di kedalaman 30 meter. Basarnas tengah mempertimbangkan langkah terbaik untuk operasi pencarian bawah air.

KRI Canopus milik Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) telah berada di lokasi untuk mendukung operasi pencarian bawah air menggunakan drone laut. Namun tim penyelam dari Kopaska TNI AL dan Basarnas Special Group (BSG) belum dapat diturunkan karena kondisi arus di lokasi belum memungkinkan.

Hingga Selasa, 15 September 2026 pukul 09.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi data korban masih bertahan pada angka 114 orang ditemukan, dengan 16 korban masih dirawat, 92 korban telah dipulangkan, serta dua jenazah teridentifikasi dan empat lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *