Ambulans Menuju RSCM Diduga Dipukul Polisi di Tanah Abang
JAKARTA PUSAT, MATANETIZEN.COM — Sebuah ambulans milik Ambulance 104 Sultan diduga dihalangi dan kacanya dipukul oleh oknum polisi lalu lintas di Jalan R. Margono Djojohadikoesoemo, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin, 6 Juli 2026 sekitar pukul 15.16 WIB. Saat kejadian, ambulans sedang melaju dengan sirene menyala dalam perjalanan menjemput pasien di RSCM. Insiden terekam kamera dasbor dan beredar luas di media sosial.
Kronologi Insiden di Jalan Tanah Abang
Ambulance 104 Sultan sedang melintas dari Karet Tengsin menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjemput pasien. Sirene ambulans menyala selama perjalanan sesuai prosedur kendaraan darurat.
Berdasarkan rekaman kamera dasbor yang diunggah pihak Ambulance 104 Sultan, ambulans sempat dihentikan oleh petugas kepolisian saat melintas di Jalan R. Margono Djojohadikoesoemo ketika sebuah rombongan kendaraan van berwarna hitam melintas. Setelah rombongan tersebut melewati lokasi dan ambulans kembali diizinkan berjalan, seorang oknum polisi lalu lintas diduga memberi isyarat agar sirene dimatikan. Sesaat kemudian, oknum tersebut diduga memukul kaca samping ambulans sebelum kendaraan melanjutkan perjalanan menuju RSCM.
insiden berlangsung singkat sebelum kendaraan darurat tersebut melanjutkan perjalanan. Pihak Ambulance 104 Sultan menyampaikan kejadian ini kepada publik melalui unggahan yang kemudian tersebar luas.
Aturan Prioritas Kendaraan Darurat
- Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur bahwa kendaraan tertentu memperoleh hak utama untuk didahulukan di jalan sesuai ketentuan Pasal 134. Di antaranya adalah kendaraan pemadam kebakaran yang sedang bertugas, ambulans yang mengangkut orang sakit, kendaraan pertolongan kecelakaan lalu lintas, serta kendaraan pimpinan lembaga negara dan tamu negara dalam kondisi tertentu.
- Dalam peristiwa di Tanah Abang ini, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan resmi mengenai status rombongan kendaraan yang melintas sehingga belum dapat dipastikan apakah pengaturan lalu lintas saat kejadian telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Respons Kepolisian dan Status Penelusuran
Hingga berita ini diturunkan, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Ari Setyo dan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut. Polda Metro Jaya diketahui sedang melakukan penelusuran setelah video rekaman beredar luas.
Identitas oknum polisi yang diduga terlibat juga belum diumumkan secara resmi oleh Polres Metro Jakarta Pusat maupun Polda Metro Jaya. Demikian pula identitas pejabat yang dikawal rombongan kendaraan van hitam belum dikonfirmasi kepolisian.
Di sisi lain, insiden ini mendorong perhatian publik terhadap prosedur pengawalan kendaraan pejabat agar tidak menghambat laju kendaraan darurat yang sedang bertugas.
