MEDAN, MATANETIZEN.COM — Sebuah toko suku cadang sepeda motor di Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara, menjadi sasaran pelemparan bungkusan berisi kotoran manusia oleh seorang pria tak dikenal. Aksi yang terjadi pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 22.38 WIB itu terekam kamera pengawas (CCTV) milik toko, dan pemilik usaha berencana melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Kronologi: Terekam CCTV, Pemilik Baru Tahu Keesokan Harinya
Pemilik toko, Ahmad Afandi (28), baru menyadari kejadian itu keesokan harinya saat hendak membuka tempat usahanya. Ia menemukan kotoran di bagian depan toko dan langsung memeriksa rekaman CCTV untuk mencari tahu penyebabnya.
“Saya tau pas mau buka, kok ada taik. Saya lihat CCTV, di situ baru tau ada orang yang lempar,” ujar Ahmad, Minggu (13/9/2026).
Dari rekaman CCTV, terlihat seorang pria datang menggunakan sepeda motor Yamaha Xeon dan berhenti di depan toko. Pria tersebut sempat memperhatikan keadaan sekitar sebelum melemparkan bungkusan plastik ke arah pintu toko. Dalam rekaman itu, pelaku terlihat mengenakan hoodie, topi, dan celana pendek, lalu langsung meninggalkan lokasi begitu aksinya selesai. Ahmad mengaku tidak mengenali sosok dalam rekaman tersebut.
Pemilik Toko Bantah Dugaan Persaingan Usaha
Ahmad menyebut di sekitar tempat usahanya memang terdapat beberapa toko dengan jenis bisnis serupa. Namun, ia menepis dugaan bahwa peristiwa ini terkait persaingan usaha.
“Kalau memang persaingan bisnis, kenapa baru sekarang. Saya sudah dua tahun buka usaha di situ,” ungkapnya.
Menurut Ahmad, selama sekitar dua tahun menjalankan usaha di lokasi tersebut, ia tidak pernah mengalami kejadian serupa. Ia mengaku belum bisa menduga siapa pelaku maupun motif di balik tindakan tersebut.
Akan Dilaporkan ke Polisi
Ahmad berencana melaporkan peristiwa ini ke kepolisian agar pelaku dapat ditemukan dan dimintai pertanggungjawaban.
“Biar jangan kebiasaan. Ini saya mau buat pengaduan ke polisi,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, identitas pria dalam rekaman CCTV maupun motif di balik aksi pelemparan tersebut belum diketahui, dan pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi karena laporan belum diterima secara resmi.
